Ini dia, Fokus Komoditas Pertanian di Pandeglang



foto humas pandeglang


Kabupaten Pandeglang merupakan daerah agraris dimana potensi sektor pertanian tersaji dengan cukup menjanjikan. Melihat fakta itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menetapkan kata Agrobisnis dalam visinya yang diharapkan dapat berharmoni dengan dua kata lain yakni Wisata Bisnis dan Maritim Bisnis. Terkait dengan agrobisnis maka pandeglang fokus dengan beberapa komoditas berikut ini:

Padi, Jagung dan Kedele 

Padi merupakan komoditas strategis nasional. Meningat komoditas ini merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Kebijakan peningkatan produksi padi saat ini dipantau setiap hari melalui laporan tambah tanam padi. Berbagai kebijakan dan pendekatan peningkatan produksi komoditas ini juga terus diupayakan, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana produksi baik pra maupun pasca panen, pengembangan sistem tanam, pengendalian hama penyakit, pengendalian dampak perubahan iklim dan sebagainya.

Jagung dan kedele juga terus dikembangkan, terutama jagung, komoditas ini menjadi primadona baru pasca ditutup atau dikuranginya keran impor jagung. Kabupaten Pandeglang menargetkan dapat menanam jagung hingga 100,000 hektar dalam beberapa tahun kedepan, meski disadari tidak mudah untuk mewujudkan target tersebut.





Cabe dan Bawang Merah 

Komoditas ini merupakan domain bidang hortikultura. Pengembangan tanaman yang sering menjadi penyumbang inflasi ini ditempuh melalui gerakan tanam cabe dan bawang merah. Peningkatan produksi cabe dan bawang merah di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan produksi secara nasional dan berpengaruh pada stabilnya harga "dua sejoli" ini.

Kakao, Kelapa dan Cengkeh
Ketiga komoditas ini merupakan komoditas perkebunan yang menjadi domain dan tanggungjawab bidang perkebunan. Kelapa dan Kakao bahkan sudah masuk dalam master plan pembangunan perkebunan di Provinsi Banten. 

Strategi pertama yang ditetapkan oleh Kabupaten Pandeglang dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang adalah menyusun peta perwilayahan dan action plan pengembangan perkebunan ke depan.


Peningkatan Populasi Ternak Sapi dan Kerbau
Peningkatan populasi ternak sapi dan kerbau diharapkan dapat berkontribusi pada penyediaan daging dari dan di Kabupaten Pandeglang. saat ini jumlah populasi disinyalir berkembang lebih lambat jika dibandingkan dengan jumlah pemotongan.

Peningkatan populasi ternak ini ditempuh melalui Inseminasi Buatan, dan sosialisasi kepada masyarkat tentang sinkronisasi, Inseminasi Buatan dan Pemeriksaan Kebuntingan. Selain itu, untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas ternak, Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengendalian penyakit ternak.





Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.